Tutup kasir harian adalah kebiasaan paling murah untuk menjaga uang usaha tetap aman. Dalam sepuluh menit di akhir shift, Anda tahu apakah uang di laci sama dengan catatan penjualan, atau ada selisih yang perlu ditelusuri. Artikel ini menjelaskan cara tutup kasir di Bakasir, membaca laporan X dan Z, dan menata setoran.
Mengapa tutup kasir harian itu penting
Tanpa hitung kas harian, selisih kecil menumpuk tanpa jejak dan sulit dilacak seminggu kemudian. Bakasir mencatat setiap sesi register: siapa yang membuka, berapa uang masuk dan keluar, hasil hitung, dan selisihnya. Selisih tidak disembunyikan; ia tercatat di laporan register. Satu terminal hanya boleh memiliki satu register terbuka, dan tiap kasir membuka register sendiri dengan saldo awal yang menjadi tanggung jawabnya.
Rumus uang yang seharusnya ada di laci
Expected in drawer = Opening balance + Cash in - Cash out (change)
- Opening balance adalah uang awal saat register dibuka.
- Cash in adalah bagian tunai dari semua penjualan sesi itu, termasuk bagian tunai dari pembayaran terbagi.
- Cash out (change) adalah kembalian untuk pelanggan, ditambah uang tunai yang dikembalikan untuk refund dan void selama register terbuka.
- Pembayaran kartu, QR, e-wallet, dan transfer tidak masuk hitungan laci.
Di aplikasi Desktop, rumus Expected cash juga memperhitungkan uang yang dimasukkan atau dikeluarkan dari laci di luar penjualan, termasuk kas kecil.
Langkah tutup kasir di Web POS
- Selesaikan atau tahan pesanan yang sedang berjalan, karena menutup register mengosongkan keranjang.
- Buka menu avatar, pilih Close Register.
- Hitung uang di laci dan ketik di Counted cash.
- Lihat Difference: nol berwarna hijau, selain itu merah.
- Bila ada selisih, tulis catatan singkat, lalu tekan Close Register.
Pemilik atau manajer membaca hasilnya di Reports > Transaction Reports. Tab Cash Register menampilkan setiap sesi: dibuka oleh siapa, uang masuk dan keluar, hitungan penutupan, dan selisih. Tab Z-Report merangkum rentang tanggal: transaksi, penjualan kotor, diskon, pajak, penjualan bersih, jumlah dibayar, kembalian, dan refund, dipecah per metode pembayaran. Panduannya ada di buka, tutup, dan tinjau register.
Langkah tutup kasir di aplikasi Desktop
Buka tile Cash and reports:
- Pilih Cash in atau Cash out untuk uang yang keluar masuk laci. Catatan wajib diisi pada uang keluar. Gunakan Petty cash untuk pengeluaran kecil toko.
- Tekan View X report untuk melihat penjualan dan kas sampai saat ini tanpa menutup apa pun. Tombol Print mencetaknya.
- Hitung laci, tekan Close register, isi Cash in drawer (counted), tambahkan catatan bila beda, lalu tahan tombol Hold to close register.
- Laporan Z muncul dan tercetak otomatis di printer struk. Last Z report menampilkannya lagi.
Sebelum menutup, periksa bahwa chip N queued di layar POS tidak menunjukkan penjualan yang menunggu. Penjualan offline baru masuk laporan Z setelah sampai ke server. Rinciannya ada di kas, laporan X dan Z di Desktop.
Laporan X dan Z: apa bedanya
| Laporan | Kapan dipakai | Menutup register |
|---|---|---|
| X | Cek tengah shift, misalnya saat pergantian kasir atau setelah jam ramai | Tidak |
| Z | Akhir shift, sebagai catatan resmi hari itu | Ya |
Jam operasional dan penutupan otomatis
Pemilik dapat mengatur jadwal harian di Settings > Business, bagian Opening & Closing Hours, termasuk toleransi buka dan tutup. Kasir mendapat pengingat sebelum buka dan sebelum tutup. Bila waktu dan masa toleransi tutup terlewat, register ditutup otomatis dengan tanda bahwa kas belum dihitung. Kasir lalu mengisi Cash counted dan menekan Confirm cash count; sebelum itu, sesi tertandai belum terkonfirmasi di laporan. Untuk lembur, Continue as overtime memerlukan hitung ulang, alasan, dan PIN Owner atau Manager bagi Staff, dan penjualannya masuk sesi terpisah berlabel Overtime. Bila kasir lupa menutup, pemilik atau manajer dapat memakai Force Close dengan hitungan dan alasan, dan tindakan itu masuk jejak audit.
Menangani selisih kas
- Cek penjualan sesi itu dan pastikan tidak ada penjualan yang menunggu sinkron.
- Periksa refund dan void yang mengeluarkan uang tunai.
- Cek uang masuk dan keluar di luar penjualan (Desktop).
- Hitung ulang uang dengan orang kedua.
- Tulis penyebabnya di catatan. Jangan ubah angka agar selisih nol.
Setoran: dari laci ke bank
Setelah tutup kasir, sisakan modal awal untuk besok dan setorkan sisanya ke brankas atau bank. Bakasir mencatat laci, bukan perjalanan uang setelahnya. Bila Anda memakai plugin Accounting Suite, ada menu Money Transfer untuk memindahkan uang antar akun, misalnya dari akun kas ke akun bank, dan Deposit untuk uang masuk di luar penjualan. Setiap catatan membentuk jurnalnya sendiri. Tanpa plugin akuntansi, simpan bukti setoran dan catat jumlahnya di catatan penutupan. Lihat panduan akuntansi.
Kebiasaan yang membantu
- Tutup kasir pada jam yang sama setiap hari.
- Minta orang kedua ikut menghitung uang laci.
- Catat setiap uang yang keluar dari laci dengan catatan, bukan mengambil tanpa jejak. Di aplikasi Desktop, gunakan Cash out atau Petty cash.
- Tinjau tab Cash Register setiap pekan untuk melihat pola selisih per kasir atau per hari.
Langkah berikutnya
Jadikan tutup kasir bagian dari pergantian shift, baca 10 angka laporan harian, dan siapkan perangkat dengan kasir di Windows. Mulai dengan membuat akun.
Siap mencoba sendiri? Paket Gratis berlaku selamanya dan tanpa kartu kredit.
Baca juga
Laporan Penjualan Harian: 10 Angka yang Perlu Dipantau Pemilik Usaha
Kasir di Windows: Printer Struk, Laci Kas, Scanner, dan Customer Display dengan Bakasir Desktop
Mengelola Karyawan Toko: Absensi, Shift, dan Payroll Sederhana
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang terjadi bila ada selisih kas saat tutup kasir?
Selisih dicatat di laporan register, tidak disembunyikan. Anda bisa menambahkan catatan penyebabnya, lalu menelusuri penjualan, refund, dan uang keluar masuk sesi itu.
Apakah laporan X menutup register?
Tidak. Laporan X hanya menampilkan penjualan dan kas sampai saat ini. Laporan Z dibuat saat register ditutup.
Bisakah kasir lain memakai terminal yang sama sebelum register ditutup?
Tidak. Satu terminal hanya boleh memiliki satu register terbuka. Kasir sebelumnya harus menutupnya dulu, baru kasir berikutnya membuka register baru.






